BLORA- Rekor sempurna Persikaba Blora dalam lanjutan kompetisi Divisi I Grup V masih berlanjut. Kemarin, pasukan Bonggo Pribadi meraih kemenangan kedua dengan menundukkan Persipur Purwodadi 1-0 di di Stadion Kridosono Blora.
Pemain pengganti Bambang Harsoyo menjadi pahlawan kemenangan tim tuan rumah. Mantan pemain Persiku Kudus tersebut mencetak gol semata wayang pada menit ke-67. ”Kemenangan ini menjadi modal berharga kami menghadapi pertandingan berikutnya di Cilacap,” ujar pelatih Bonggo Pribadi seusai pertandingan.
Persikaba akan melawat ke kandang PSCS Cilacap pada 13 Oktober. Pada laga pertama, empat hari lalu, Budiana dkk menundukkan Persik Kendal 2-0.
Berbeda dari pertandingan perdana melawan Persik, Budiana dan kawan-kawan bisa tampil lepas saat menjamu Persipur. Mereka mendapatkan beberapa peluang emas, namun, hanya satu yang membuahkan gol.
Masuknya Bambang Harsoyo menggantikan Dian Jambul Kristanto setelah jeda seolah menjadi berkah bagi Laskar Arya Penangsang -julukan Persikaba. Sepuluh menit setelah diturunkan, Bambang berhasil mencetak gol dengan tendangan keras terarah.
Pelatih Persipur Hanafi mengaku anak-anak asuhannya kecolongan dengan gol Bambang. Dia telah mengintruksikan pemainnya menempel pergerakan pemain bernomor punggung 19 tersebut. Hanafi menyebut kekalahan Persipur tak semata faktor teknis. Yoga Arif dkk tidak fit karena kurang istirahat dan makanan yang tidak standar.
Dominan Dalam partai lain di Stadion Utama Kebondalem, Kendal, tuan rumah Persik mengatasi PSCS 2-0. Dua gol tim asuhan Firmandoyo itu masing-masing dicetak oleh Firdaus YA menit 10 dan Hariyanto menit ke-34. Tampil di depan pendukung sendiri, Nur Fatoni dkk tampil dominan. Mereka terus mengurung pertahanan anak-anak Cilacap.
Di babak kedua, tercatat empat peluang emas tercipta bagi Persik. Penyelesaian akhir yang buruk membuat kesempatan itu lepas. Pada menit ke-70 wasit Saripudin menghadiahi penalti bagi tuan rumah setelah seorang pemainnya dijatuhkan di kotak terlarang. Eksekusi tersebut harus diulang setelah yang pertama dianulir lantaran beberapa pemain Persik lebih dulu bergerak.
Pada kesempatan kedua, tendangan Nur Fatoni yang menjadi algojo justru melebar. Skor 2-0 untuk tuan rumah pun bertahan hingga peluit akhir berbunyi.
Meski menang, manajer Persik Supriyono mengaku tidak puas. Dia merujuk kepemimpinan wasit yang mengeluarkan tiga kartu kuning, satu untuk pemain Persik dan dua bagi personel PSCS. (H18,G15,K11-78)
Pemain pengganti Bambang Harsoyo menjadi pahlawan kemenangan tim tuan rumah. Mantan pemain Persiku Kudus tersebut mencetak gol semata wayang pada menit ke-67. ”Kemenangan ini menjadi modal berharga kami menghadapi pertandingan berikutnya di Cilacap,” ujar pelatih Bonggo Pribadi seusai pertandingan.
Persikaba akan melawat ke kandang PSCS Cilacap pada 13 Oktober. Pada laga pertama, empat hari lalu, Budiana dkk menundukkan Persik Kendal 2-0.
Berbeda dari pertandingan perdana melawan Persik, Budiana dan kawan-kawan bisa tampil lepas saat menjamu Persipur. Mereka mendapatkan beberapa peluang emas, namun, hanya satu yang membuahkan gol.
Masuknya Bambang Harsoyo menggantikan Dian Jambul Kristanto setelah jeda seolah menjadi berkah bagi Laskar Arya Penangsang -julukan Persikaba. Sepuluh menit setelah diturunkan, Bambang berhasil mencetak gol dengan tendangan keras terarah.
Pelatih Persipur Hanafi mengaku anak-anak asuhannya kecolongan dengan gol Bambang. Dia telah mengintruksikan pemainnya menempel pergerakan pemain bernomor punggung 19 tersebut. Hanafi menyebut kekalahan Persipur tak semata faktor teknis. Yoga Arif dkk tidak fit karena kurang istirahat dan makanan yang tidak standar.
Dominan Dalam partai lain di Stadion Utama Kebondalem, Kendal, tuan rumah Persik mengatasi PSCS 2-0. Dua gol tim asuhan Firmandoyo itu masing-masing dicetak oleh Firdaus YA menit 10 dan Hariyanto menit ke-34. Tampil di depan pendukung sendiri, Nur Fatoni dkk tampil dominan. Mereka terus mengurung pertahanan anak-anak Cilacap.
Di babak kedua, tercatat empat peluang emas tercipta bagi Persik. Penyelesaian akhir yang buruk membuat kesempatan itu lepas. Pada menit ke-70 wasit Saripudin menghadiahi penalti bagi tuan rumah setelah seorang pemainnya dijatuhkan di kotak terlarang. Eksekusi tersebut harus diulang setelah yang pertama dianulir lantaran beberapa pemain Persik lebih dulu bergerak.
Pada kesempatan kedua, tendangan Nur Fatoni yang menjadi algojo justru melebar. Skor 2-0 untuk tuan rumah pun bertahan hingga peluit akhir berbunyi.
Meski menang, manajer Persik Supriyono mengaku tidak puas. Dia merujuk kepemimpinan wasit yang mengeluarkan tiga kartu kuning, satu untuk pemain Persik dan dua bagi personel PSCS. (H18,G15,K11-78)

0 comments:
Post a Comment