Laga uji coba Persipur melawan Persikas Kabupaten Semarang, Sabtu (20/6) lalu, menjadi sorotan tersendiri bagi suporter tim Laskar Petir. Bukan persoalan teknik para pemain Persipur, namun menyangkut kesiapan manajemen tim kebanggaan Kabupaten Grobogan itu.
Tak adanya tim medis saat laga uji coba kemarin, disesalkan banyak pihak. Terlebih saat insiden yang menimpa penjaga gawang Johannes Petrus pada menit ke-55. Para pemain sempat bingung melihat JP tak sadarkan diri di lapangan, setelah gagal mendarat sempurna saat mengambil bola atas. Wasit pun beberapa kali memberi isyarat agar petugas medis datang dan menandu JP keluar lapangan.
Karena tim medis tidak ada, beberapa pemain Persipur pun terpaksa menggotong pemain berusia 32 tahun itu. "Meski hanya laga uji coba, manajemen harus menyiapkan tim medis. Jika terjadi insiden di lapangan, pemain bisa langsung mendapat pertolongan," ujar Agus, salah seorang suporter.
Dia mengatakan, jika cedera pemain cukup parah dan tak segera mendapat pertolongan, tentu ini akan merugikan tim. "Sayang jika pemain cedera sebelum kompetisi yang sesungguhnya berjalan. Ini harus menjadi catatan tersendiri bagi tim manajemen," ucapnya.
Disinggung soal ini, Sekretaris Persipur Agus Supriyanto mengatakan akan mempertimbangkan adanya tim medis ini. Dikatakan, insiden yang menimpa JP ini akan menjadi catatan penting bagi manajemen. "Kami pun tak ingin pemain cedera dan tak segera mendapatkan pertolongan," ujarnya. [ans/aji/jawapos]
Tak adanya tim medis saat laga uji coba kemarin, disesalkan banyak pihak. Terlebih saat insiden yang menimpa penjaga gawang Johannes Petrus pada menit ke-55. Para pemain sempat bingung melihat JP tak sadarkan diri di lapangan, setelah gagal mendarat sempurna saat mengambil bola atas. Wasit pun beberapa kali memberi isyarat agar petugas medis datang dan menandu JP keluar lapangan.
Karena tim medis tidak ada, beberapa pemain Persipur pun terpaksa menggotong pemain berusia 32 tahun itu. "Meski hanya laga uji coba, manajemen harus menyiapkan tim medis. Jika terjadi insiden di lapangan, pemain bisa langsung mendapat pertolongan," ujar Agus, salah seorang suporter.
Dia mengatakan, jika cedera pemain cukup parah dan tak segera mendapat pertolongan, tentu ini akan merugikan tim. "Sayang jika pemain cedera sebelum kompetisi yang sesungguhnya berjalan. Ini harus menjadi catatan tersendiri bagi tim manajemen," ucapnya.
Disinggung soal ini, Sekretaris Persipur Agus Supriyanto mengatakan akan mempertimbangkan adanya tim medis ini. Dikatakan, insiden yang menimpa JP ini akan menjadi catatan penting bagi manajemen. "Kami pun tak ingin pemain cedera dan tak segera mendapatkan pertolongan," ujarnya. [ans/aji/jawapos]
