Spiga

Kembali ke Formasi Lama?

GROBOGAN - Desakan agar Persipur Purwodadi melakukan perubahan nyata pada skuadnya jelang putaran kedua Kompetisi Divisi I PSSI semakin santer beredar. Seperti diketahui, skuad berjuluk Lakar Petir itu mengubah formasi dari 3-5-2 menjadi 3-4-3, sejak ditangani pelatih Hanafi.

Melihat buruknya performa Laskar Petir dengan menggunakan skema baru tersebut, muncul usulan agar pelatih Hanafi kembali ke pola lama lagi. Arif Setiadi, salah seorang suporter Persipur menyebutkan, kesalahan mendasar yang menyebabkan permainan Persipur tak berkembang adalah diubahnya pola permainan tesrebut. "Sebab para pemain sudah merasa mantap dengan pola yang digunakan saat masih ditangani pelatihYusak Sutanto," ujarnya.

Setelah diubah, komposisi pemain racikan Hanafi dituding kurang pas, dengan materi pemain yang ada. Terlebih, materi pemain Persipur musim ini, dinilai sangat minim untuk menerapkan pola baru tesrebut. "Untuk itu, ada baiknya pelatih Hanafi kembali ke pola lama 3-5-2," ujarnya. Pelatih Hanafi sendiri diperkirakan bakal mengandalkan dua striker yang tersisa, yaitu Aslam dan Purwanto. Terlebih, satu striker lainnya, Ardiles, diketahui mengalami cedera kaki. Meski ringan, butuh waktu pemulihan yang belum diketahui kapan dia bisa kembali fit. Itu sebabnya, pemain muda binaan Persipur itu, tak dibawa saat melawat ke Persik Kendal pada pertandingan terakhir putaran pertama lalu. Kemungkinan kembalinya Persipur Purwodadi ke formasi lama itu diungkapkan Sekretaris Persipur Agus Sukowati. Diakuinya, skuad yang bermarkas di Stadion Krida Bhakti Purwodadi itu memang pas jika menggunakan formasi klasik tersebut. "Memang banyak yang telah memberi masukan kepada pelatih. Dengan materi pemain yang ada saat ini, ada kemungkinan pelatih bakal mengubah formasi pemain pada sisa pertandingan berikutnya," ujarnya. (ans/aji)

0 comments: